<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!DOCTYPE article PUBLIC "-//NLM//DTD JATS (Z39.96) Journal Archiving DTD v1.0 20120330//EN" "JATS-journalarchiving.dtd">
<article xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:ali="http://www.niso.org/schemas/ali/1.0">
  <front>
    <article-meta>
      <title-group>
        <article-title>The Relationship Between Achievement Motivation and Academic Flow in Junior High School Students During the Covid-19 Pandemic</article-title>
        <subtitle>Hubungan Antara Motivasi Berprestasi dengan Flow Akademik Pada Siswa Sekolah Menegah Pertama pada Masa Pandemi Covid-19</subtitle>
      </title-group>
      <contrib-group content-type="author">
        <contrib id="person-54698919b0278bd72f9c5676a1392188" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Ningtyas</surname>
            <given-names>Wahyu Dewi</given-names>
          </name>
          <email>ningtyasdewi6@gmail.com</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-1" />
        </contrib>
        <contrib id="person-db3ac4eb75bb399a34a85fbf9a03bcbd" contrib-type="person" equal-contrib="no" corresp="no" deceased="no">
          <name>
            <surname>Nastiti</surname>
            <given-names>Dwi</given-names>
          </name>
          <email>dwinastiti@umsida.ac.id</email>
          <xref ref-type="aff" rid="aff-2" />
        </contrib>
      </contrib-group>
      <aff id="aff-1">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <aff id="aff-2">
        <country>Indonesia</country>
      </aff>
      <history>
        <date date-type="received" iso-8601-date="2022-10-14">
          <day>14</day>
          <month>10</month>
          <year>2022</year>
        </date>
      </history>
      <abstract />
    </article-meta>
  </front>
  <body id="body">
    <sec id="heading-f2b6df90935977ad02564ca20d6c6498">
      <title>Pendahuluan</title>
      <p id="_paragraph-13">Menurut UU No. 20 pada tahun 2003 mengatakan bahwa pendidikan ialah usaha yang terencana guna menjadikan suasana kegiatan akademik dan proses belajar mengajar supaya peserta didik dapat dengan aktif mengembangkan potensi dalam diri. Pendidikan merupakan salah satu hal yang penting dan merupakan kebutuhan yang mutlak bagi setiap individu [1]. Proses belajar mengajar secara keseluruhan merupakan kegiatan yang paling pokok bagi seorang siswa disekolah. Siswa dapat melakukan kegiatan pembelajaran dalam kelas dengan baik dan optimal apabila siswa mampu berkonsentrasi pada penjelasan yang disampaikan oleh guru ataupun melakukan kegiatan-kegiatan akademik lainnya. Selain diperlukan konsentrasi, siswa juga memerlukan perasaan nyaman dan perlu memiliki motivasi intrinsik dalam diri siswa untuk menjalani setiap proses akademiknya. Kondisi siswa yang mampu memiliki konsentrasi penuh, merasakan kenyamanan dan memiliki motivasi intrinsik disebut kondisi <italic id="_italic-44">flow</italic>[2]. Individu yang mengalami <italic id="_italic-45">flow </italic>dapat berkonsentrasi secara penuh dan dapat mencurahkan seluruh perhatiannya terhadap tugas-tugas yang sedang dikerjakannya dan individu yang mengalami <italic id="_italic-46">flow </italic>juga biasanya merasakan waktu yang digunakan akan terasa lebih cepat dan tidak merasa cepat jenuh.</p>
      <p id="_paragraph-14"><italic id="_italic-47">Flow </italic>yang dirasakan siswa ketika mengerjakan tugas-tugas akademik maupun melakukan kegiatan yang berhubungan dengan akademik disebut sebagai <italic id="_italic-48">flow</italic> akademik. Kondisi seorang siswa yang mengalami <italic id="_italic-49">flow</italic> akademik adalah ketika terhanyut, mudah merasakan kenikmatan, kegembiraan, dan kesenangan pada kegiatan akademik yang dijalaninya [3]. <italic id="_italic-50">Flo</italic><italic id="_italic-51">w </italic>akademik memiliki hubungan pada proses belajar siswa, dikarenakan pada proses berkembangnya suatu bakat dan memperoleh ketrampilan baru membutuhkan tantangan yang lebih tinggi guna mempertahankan minatnya dan untuk menyelesaikan level yang lebih tinggi sangat dibutuhkan keterampilan.</p>
      <p id="_paragraph-15">Hal ini meyebabkan <italic id="_italic-52">flow</italic> akademik seharusnya dimiliki oleh setiap siswa, sehingga siswa tersebut dapat menerima proses belajarnya atau kegiatan akademiknya dengan maksimal. Tidak dapat dipungkiri masih ada sebagian siswa yang belum bisa mengalami <italic id="_italic-53">flow</italic> akademik ketika melakukan proses kegiatan akademik, sehingga belum memiliki gairah dalam kegiatan akademik yang dijalaninya. <italic id="_italic-54">Flow</italic> akademik sangatlah penting dimiliki oleh siswa, sebab semakin siswa memiliki <italic id="_italic-55">flow</italic> akademik, maka siswa dapat mengikuti kegiatan akademiknya dengan nyaman dan fokus [4].</p>
      <p id="_paragraph-16">Akibat adanya pandemi <italic id="_italic-56">Covid</italic>-<italic id="_italic-57">19</italic> yang melanda dunia termasuk juga Indonesia berdampak pada beberapa aspek kehidupan salah satunya pendidikan [5]. Lembaga pendidikan mengharuskan proses pembelajaran secara daring <italic id="_italic-58">(online)</italic>. Pembelajaran pada masa pandemi <italic id="_italic-59">Covid</italic>-<italic id="_italic-60">19</italic> mengakibatkan perubahan yang yang cukup signifikan pada seluruh jenjang pendidikan termasuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang secara tiba-tiba harus beradaptasi dengan model pembelajaran darimg [6]. Tidak sedikit siswa yang mengalami kesulitan saat pembelajaran daring<italic id="_italic-61">. </italic>Salah satu dampak yang dirasakan oleh siswa saat menjalankan pembelajaran secara daring adalah berdampak pada kondisi <italic id="_italic-62">flow </italic>akademik yang dialami siswa.</p>
      <p id="_paragraph-17"><italic id="_italic-63">Flow </italic>akademik memberikan dampak yang positif bagi siswa, dampak positif yang didapat ketika mengalami <italic id="_italic-64">flow </italic>akademik yaitu membuat siswa lebih konsentarsi, lebih kreatif, bahkan lebih mudah menyerap informasi yang diberikan saat melakukan kegiatan-kegiatan akademiknya [3]. Selain dampak positif bagi siswa yang mengalami <italic id="_italic-65">flow </italic>akademik<italic id="_italic-66">, </italic>namun ada juga dampak negatif bagi siswa yang tidak mengalami <italic id="_italic-67">flow </italic>akademik yaitu siswa menunjukkan kurangnya antusiasme dalam mengikuti kegiatan akademiknya disekolah. Apabila hal ini teus dialami siswa, maka siswa akan mengalami penurunan pada prestasi akademik dan bisa berakibat gagal dalam bidang akademik.</p>
      <p id="_paragraph-18">Penelitian lain juga dilakukan oleh Csikszentmihalyi terhadap penduduk Amerika. Subjek diberi sebuah pertanyaan, yaitu “pernahkah kamu terlibat dengan suatu kegiatan sampai kamu tidak memperdulikan hal lain dan kamu sampai lupa waktu?” hasilnya 20% subjek menjawab mengalaminya beberapa kali, dan yang menjawab tidak pernah mengalami ada 15%.</p>
      <p id="_paragraph-19">Ada pula fenomena yang ditemukan peneliti yang terjadi di tempat penelitian yaitu SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin Sidoarjo mengenai <italic id="_italic-68">flow</italic> akademik. Berdasarkan data survei yang dilakukan peneliti mengambil kesimpulan dari data yang ada diatas menunjukkan bahwa kondisi <italic id="_italic-69">flow</italic> akademik yang dirasakan siswa berbeda-beda, Masih ada 5 siswa yang memiliki <italic id="_italic-70">flow </italic>akademik rendah, seperti belum bisa berkonsentrasi secara penuh, merasa bosan, kurang nyaman saat mengikuti pelajaran, dan kurang antusias dalam kegiatan akademik. Siswa yang memiliki <italic id="_italic-71">flow</italic> akademik tinggi selama mengikuti proses belajar, dimana siswa tidak jenuh meskipun proses belajar berlangsung lama, dan tidak merasa terpaksa bila harus mengerjakan tugas sebanyak 2 siswa.</p>
      <p id="_paragraph-20">Fenomena yang ditunjukkan siswa SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin sesuai dengan aspek-aspek <italic id="_italic-72">flow</italic> akademik yang disebutkan [7] menyebutkan bahwa ada tiga aspek <italic id="_italic-73">flow</italic> akademik yaitu (a) <italic id="_italic-74">a</italic><italic id="_italic-75">bsorbtion</italic> (mampu tetap fokus dalam proses pembelajaran), (b) <italic id="_italic-76">e</italic><italic id="_italic-77">njoyment</italic>(merasa nyaman saat mengikuti proses pembelajaran tidak mudah bosan), (c) <italic id="_italic-78">i</italic><italic id="_italic-79">ntrinsic</italic><italic id="_italic-80">m</italic><italic id="_italic-81">otivation</italic> (memiliki keinginan dari dalam diri sendiri untuk melakukan aktivitas, dengan tujuan mendapatkan kepuasan dari aktivitas yang dilakukan).</p>
      <p id="_paragraph-21">Ada beberapa faktor seseorang mengalami <italic id="_italic-82">flow</italic>akademik, yaitu ; <italic id="_italic-83">s</italic><italic id="_italic-84">elf efficacy. </italic><italic id="_italic-85">s</italic><italic id="_italic-86">elf regulated learning, </italic>motivasi berprestasi, religiusitas, metode belajar dan <italic id="_italic-87">s</italic><italic id="_italic-88">ocial</italic><italic id="_italic-89"> support </italic>[8]. Selain itu<italic id="_italic-90">, </italic><italic id="_italic-91">flow</italic> dapat dirasakan siswa apabila tugas yang dimiliki sesuai dengan motif implisit pada siswa itu sendiri. Ketika mendapat umpan balik pada kinerja yang telah dilakukan memberi informasi keberhasilan, maka kebutuhan berprestasi dalam diri individu muncul [9].</p>
      <p id="_paragraph-22">Individu yang memiliki motivasi berprestasi tinggi seringkali memiliki penilaian pada kemampuan yang dimiliki untuk mengukur prestasi yang telah dicapinya. Siswa tersebut mampu mengambil resiko yang menantang dan mampu menetapkan tujuan [10]. Motivasi berprestasi menurut Mc Clelland [11] adalah sebuah motivasi yang mendorong individu untuk bisa meraih kesuksesan yang diidamkan atau diinginkan, dan memiliki motivasi untuk berhasil dalam sebuah kompetisi atau persaingan.</p>
      <p id="_paragraph-23">Dalam motivasi beprestasi memiliki beberapa aspek, yaitu : (a) Memiliki tanggung jawab pribadi, siswa yang memiliki motivasi berprestasi akan menyelesaikan tugas sekolah dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab terhadap pekerjaanya, (b) Menetapkan nilai yang akan dicapai, siswa akan menetapkan nilai yang lebih tinggi dari nilai sebelumnya atau nilai yang dicapai orang lain, (c) Perilaku yang timbul pada siswa sudah terarah kepada tujuan yang diinginkan sehingga dapat meningkatkan motivasi yang dimiliki siswa, (d) Memiliki kreatifitas dalam menyelesaikan tugas, siswa yang cenderung kreatif dan inovatif akan mencari cara baru yang lebih efektif dan efisien untuk menyelesaikan tugas. Individu dengan motivasi berprestasi yang tinggi memiliki ciri-ciri seperti tidak memiliki ketakutan dalam sebuah kegagalan, dapat memfokuskan diri pada kegiatan yang dilakukan dan mampu menetapkan tujuan jangka panjang [12].</p>
    </sec>
    <sec id="heading-d05cef6db53c5f27943b3a755ea12734">
      <title>Metode Penelitian</title>
      <p id="_paragraph-25">Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian kuantitatif yang penulis gunakan adalah penelitian kuantitatif korelasional yang dimana bertujuan untuk mengetahui hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain [13]. Subjek yang dijadikan responden dalam penelitian ini yaitu peneliti mengambil populasi siswa SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin Sidoarjo berjumlah 174 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik <italic id="_italic-92">non probability sampling </italic>berupasamplingjenuh. Alasan pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh karena jumlah populasi kecil, maka penelitian ini menggunakan seluruh populasi sebagai responden sebanyak 174 siswa.</p>
      <p id="_paragraph-26">Skala yang ada dalam penelitian ini disusun meggunakan skala <italic id="_italic-93">Likert</italic>. Penelitian ini mengunakan dua skala, yaitu skala <italic id="_italic-94">flow</italic> akademik dengan menggunakan aitem yang telah disusun berdasarkan aspek-aspek dalam <italic id="_italic-95">flow </italic>akademik terdapat tiga aspek <italic id="_italic-96">flow</italic> akademik yaitu (a) <italic id="_italic-97">a</italic><italic id="_italic-98">bsorbtion</italic><italic id="_italic-99">,</italic> (b) <italic id="_italic-100">e</italic><italic id="_italic-101">njoyment</italic>, (c) <italic id="_italic-102">i</italic><italic id="_italic-103">ntrinsic</italic><italic id="_italic-104">m</italic><italic id="_italic-105">otivation</italic>. Dan skala motivasi berprestasi yang mengacu pada aspek-aspek motivasi berprestasi yang dikemukakan oleh Djiwandono (dalam Qotrunnada, 2016) yaitu, (a) memiliki tanggung jawab pribadi, (b) menetapkan nilai yang akan dicapai, (c) perilaku yang timbul pada siswa sudah terarah kepada tujuan yang diinginkan, (d) memiliki kreatifitas dalam mengerjakan tugas.</p>
      <p id="_paragraph-27">Berdasarkan hasil uji validitas maka dapat ditentukan jumlah aitem yang valid yaitu : (a) skala <italic id="_italic-106">flow</italic> akademik memperoleh aitem yang valid berjumlah 21 butir aitem, sedangkan 2 butir aitem dinyatakan tidak valid yakni aitem nomor 6 dan 15.. (b) Skala motivasi memperoleh aitem yang valid berjumlah 19 butir aitem sedangkan 7 butir aitem dinyatakan tidak valid. Aitem yang tidak valid yaitu aitem 10, 12, 13, 14, 15, 17, dan 24. Berdasarkan hasil uji reliabilitas diperoleh hasil bahwa reliabilitas pada skala <italic id="_italic-107">flow</italic> akademik sebesar 0,874 dan reliabilitas pada skala motivasi berprestasi sebesar 0,851.</p>
    </sec>
    <sec id="heading-cd23d1c0d838f0ca787f806ecffd009d">
      <title>Hasil dan Pembahasan</title>
      <sec id="heading-ff13514218efee2cab6191f21b2d2ede">
        <title>Hasil Penelitian</title>
        <p id="_paragraph-29">Berdasarkan hasil uji <italic id="_italic-108">Kolmogorov-Smirnov </italic>di atas menunjukkan memiliki nilai signifikansi (p)=0,962. Dengan hal ini asumsi normalitas terpenuhi dan dapat dikatakan bahwa data terdistribusi secara normal yang dimana nilai signifikansi lebih dari 0,05 (0,962 &gt; 0,05).<italic id="_italic-109">.</italic></p>
        <table-wrap id="_table-figure-1">
          <label>Table 1</label>
          <caption>
            <title>Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test</title>
            <p id="_paragraph-30" />
          </caption>
          <table id="_table-1">
            <tbody>
              <tr id="table-row-459cef94b19ed6b966e2917883bf14ad">
                <td id="table-cell-3aaa56dde97ea6f5344f01cad9f58f83">One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test</td>
                <td id="table-cell-1b393d6b0617eed5f398cd5b851f1681" />
                <td id="table-cell-c183283ab14dafab037af55d7410f5c1">Unstandardized Residual</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7f298c9df98557bb21efcd7aaac5d140">
                <td id="table-cell-efb3d40951441b6939be9c8791f66ec2" />
                <td id="table-cell-421b5e126b13f68041e26d25cf34dc5f" />
              </tr>
              <tr id="table-row-2a286b7fd16025f3ec8b32334fecf927">
                <td id="table-cell-dc6aa8f80bf326ef9682ecf14d43655d" />
                <td id="table-cell-b78b279bffdd235e6581739b6d9d29bd" />
                <td id="table-cell-365640e288e0c5ccf6850fd4ddc7dc0b">N 174</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-0342983067ffe7131765e205de69af84">
                <td id="table-cell-1ca7a72491560dbbe87ee6d712370d51">Normal Parametersa</td>
                <td id="table-cell-821d96e49d2c5add3547435169ef307d">Mean </td>
                <td id="table-cell-d37711c8be1fd58d3b3993f4e4a78819">.0000000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-a754452d04f3eb03cb3dec0ffcb8bba8">
                <td id="table-cell-91398fa59fac145fe8239c8bac0dd0b8" />
                <td id="table-cell-1e1750699fd037cdc25fe5b1b56e5a31">Std.Deviation</td>
                <td id="table-cell-01e60d323a7eb3cbbc782100e64c513c">7.58908801</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-7ebdaeb2cc246b8ea55e78e70dcc7e17">
                <td id="table-cell-0e6502e966bf3f7bc01efa33935f6ddf">Most Extreme Differences</td>
                <td id="table-cell-0688ad98a8ecbfc8f1d272524e5d83a9">Absolute</td>
                <td id="table-cell-67c77980efe86d5e6ac62cd2b5f8ecab">.038</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-24cd5fcc18ea9079f3e696e83e3f2ecd">
                <td id="table-cell-44be151eb2d33204cc82c89f00922021" />
                <td id="table-cell-3b0b64e14617821d6fb3c54c28e1e095">Positive</td>
                <td id="table-cell-ec2e7e3a5b81179fb3a6cb72d5bd7185">.038</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-6a57e3b7edeaa6af07f85cf2853bd649">
                <td id="table-cell-04d405c46a15937ebf2a4002498654e8" />
                <td id="table-cell-1e384f9073cb4eaf2a65c8bb45b98ccd">Negative</td>
                <td id="table-cell-c6e8ab15b216cd1310beaa0b39ffac84">.027</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-8e6a2d7762c61e1df64ce2b63a5aee55">
                <td id="table-cell-9201c785b5fa40dd60fa2a42a55a1365" colspan="2">Kolmogorov-Smirnov Z .503Asymp. Sig. (2-tailed) .962</td>
                <td id="table-cell-cdcb412e4806adaf8a70f39e3dd48ddb">.503</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-eefcf408bbc2a39c5c299fd556f35e76">
                <td id="table-cell-00d66612c555c4b2634696d53bcd803b" colspan="2">a. Test distribution is Normal.</td>
                <td id="table-cell-bfe4319cb2506bd712fc0cc3a0635a40">.962</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-31">Berdasarkan tabel di atas pada kolom <italic id="_italic-110">deviation from linearity </italic>nilai signifikansi (p) sebesar 0,275 yang berarti nilai signifikansi (p) &gt; 0,05 (0,275&gt;0,05) maka dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang linier antara variabel bebas dengan variabel terikat. Selain itu juga dapat dilihat pada kolom <italic id="_italic-111">linearity </italic>nilai signifikansi (p) sebesar 0,000 yang berarti nilai signifikansi (p) &lt; 0,05 (0,000&lt;0,05) maka dapat dikatakan bahwa terdapat hubungan yang linier antara variabel bebas dengan variabel terikat.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-2">
          <label>Table 2</label>
          <caption>
            <title>Uji Linieritas</title>
            <p id="_paragraph-32" />
          </caption>
          <table id="_table-2">
            <tbody>
              <tr id="table-row-1174c4b433e247df9fec73f456218f4f">
                <td id="table-cell-0d7c243b55ddbfc40dbeb605727daf0e" />
                <td id="table-cell-7b9d194efddd7548a23e485cce790a59" />
                <td id="table-cell-7c5e94589d734c5293870a42d772605f" />
                <td id="table-cell-51cc0f554d8407c69fc1c97d2ed3f5cc">Sum of Squares</td>
                <td id="table-cell-77cf7baa2ecc61932524cf84ee9495ba">df</td>
                <td id="table-cell-6b29d944eacf9eae956c303408c8bb28">Mean Square</td>
                <td id="table-cell-f63796687a90614827feaf7e0d75f0e1">F</td>
                <td id="table-cell-bbe9632bf55747c19333c6a636bcbb6c">Sig.</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-30d50d7dc48eb72c360aa682baa039a0">
                <td id="table-cell-8646170bfa86ac2e9f56e61bcb88228e" rowspan="5">Flow Akademik * Motivasi Berprestasi</td>
                <td id="table-cell-ae2c477011cdf14442d8c3957f279d6c" rowspan="3">Between Groups</td>
                <td id="table-cell-724c021a8b473d027a0e35fda13587b4">(Combined)</td>
                <td id="table-cell-a01e39cda1a4b864dccdcfadda0c55d9">4391.891</td>
                <td id="table-cell-abe1b560e29c61045fb9bf4b66932476">27</td>
                <td id="table-cell-85d97c10089401a452dfea5b25139fd0">162.663</td>
                <td id="table-cell-5b10840323f50d3344a7d5f1cef132e8">2.420</td>
                <td id="table-cell-794f8270de299cffa680ac60b1ed868a">.001</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-cdd0224a2c042526986f907da53d2fe1">
                <td id="table-cell-68bfd18c5145f911a3eea5213f740570">Liniearity</td>
                <td id="table-cell-18c76522415f4063e68055dca0cdc303">2326.620</td>
                <td id="table-cell-87bb3304d68f7ba81b1852241a2b0f9d">1</td>
                <td id="table-cell-9545b7bc72145aab3dc7caec5aa9cdf4">2326.620</td>
                <td id="table-cell-cd4e6ead392233cf01bc29eb9bf09791">34.613</td>
                <td id="table-cell-790051c6cb9ff5a78b028343f1ced6d4">.000</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-df25b079e3ef12f7733bb30c7356462e">
                <td id="table-cell-a5cf577db8d1e80a08326c9e563100a0">Deviation from Liniearity</td>
                <td id="table-cell-c35c1b34e17111bbaa973de237f25a29">2065.271</td>
                <td id="table-cell-c0ec79792dcb00dee625195f197e97ae">26</td>
                <td id="table-cell-f4fdc0bceec31c9a355e7dead2294e37">79.433</td>
                <td id="table-cell-42595099a62a427fed03c95045977d79">1.182</td>
                <td id="table-cell-7adb43543a1ee3868e1d125b6f4128aa">.275</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-428b12c608c6e676753c76555761e8e3">
                <td id="table-cell-c49a2c5cd631b183dc72721ddf591d08" colspan="2">Within Groups </td>
                <td id="table-cell-55fe7ddb7eb547b57075d8cc435cc66d">6318.445</td>
                <td id="table-cell-c45014700f6c168cbe6ed05a87431754">94</td>
                <td id="table-cell-02de0d310d994d4262813bc2c3bb1118">67.218</td>
                <td id="table-cell-962ff59b99e9116df8027572062f6a0a" />
                <td id="table-cell-ba5678c5c22693738b7f4ad341317d05" />
              </tr>
              <tr id="table-row-83200f1521bc62c1b1091fea14c92d81">
                <td id="table-cell-418bbda16239ae07acc5508ec72f6744" colspan="2">Total</td>
                <td id="table-cell-0fb1c164a0f8bb5436cd35edf4839e24">10710.336</td>
                <td id="table-cell-02a1c588750a3ac118772ca86d67fe78">121</td>
                <td id="table-cell-74e41d871786a886ad50dfacf75292e8" />
                <td id="table-cell-d6d5c371449f0bd50aeb2609c9010885" />
                <td id="table-cell-42a2d0690558d2a8f11b030705eac0e6" />
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-33">Berdasarkan tabel uji hipotesis di atas dapat diketahui hasil dari koefisien korelasi r<sub id="_subscript-2">xy</sub>= 0,466 dengan nilai signifikansi 0,000. Nilai signifikansi (p) &lt; 0,05 (0,000&lt;0,05) artinya terdapat hubungan antara motivasi berprestasi dengan <italic id="_italic-112">flow</italic> akademik pada siswa SMP Muhammadiyh 8 Tanggulangin Sidoarjo pada masa pandemi <italic id="_italic-113">Covid</italic>-<italic id="_italic-114">19</italic>. Hasil koefisien korelasi pada tabel di atas menunjukkan hasil yang positif (r<sub id="_subscript-3">xy</sub>= 0,466) sehingga menunjukkan adanya hubungan positif antara kedua variabel dalam penelitian ini artinya semakin tinggi motivasi berprestasi maka semakin tinggi pula <italic id="_italic-115">flow</italic> akademik. Begitu juga sebaliknya, semakin rendah motivasi berprestasi maka semakin rendah pula <italic id="_italic-116">flow</italic> akademik.</p>
        <table-wrap id="_table-figure-3">
          <label>Table 3</label>
          <caption>
            <title>Uji Hipotesis Correlations</title>
            <p id="_paragraph-34" />
          </caption>
          <table id="_table-3">
            <tbody>
              <tr id="table-row-67ac189c9c81ea1cb19021d0beecb726">
                <td id="table-cell-6d66a63ccb4f985d8edff6e9bdc2f98f" />
                <td id="table-cell-9eeaa2341138ece4c1d6c3a3fbd873c1" />
                <td id="table-cell-b9e7578c85e2fbdbcdc9a8b7114092c6">Motivasi Berprestasi</td>
                <td id="table-cell-a5c10dffd686e2ef453513af6777ff4c">Flow Akademik</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3b3fd3dbb0e34e40e3e90bd105a1b15d">
                <td id="table-cell-de9a8ab22438d109be0e59e66b7f6393">Motivasi Berprestasi</td>
                <td id="table-cell-26017917ae5e5938aae028f64a108357">Pearson Correlation </td>
                <td id="table-cell-33a76bdb3bd6f3f403feee7822947438" />
                <td id="table-cell-d5f659184d8e4d30d01a3b67b598b065">1 </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-3a3c6e0da93dfc0ae090f56078ef53d9">
                <td id="table-cell-f1280e62157ed1052295fef217dce2fa" />
                <td id="table-cell-49d962f54aa450b1089e1fa309b93dc7">.466**</td>
                <td id="table-cell-d40932167ef2048c362fa3b9790ecba5" />
                <td id="table-cell-2986714b4194f5a9a8f102e5bc837238" />
              </tr>
              <tr id="table-row-1a3fc8dbba41be8ea12afc51a663242d">
                <td id="table-cell-6fe6661573c4046ede851f766cdbfc77" />
                <td id="table-cell-788140d77d21b98639d8b3c6dd5d2af9">Sig. </td>
                <td id="table-cell-52baf4ba4b044c76e3644d0e23bf88ca" />
                <td id="table-cell-98c49ad8d7b54dfecc9facb2097ff5e1">(2-tailed) </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-317ab4ff3784f6fb16ef1633c1626686">
                <td id="table-cell-ac176c1bbd6a07a853d0cb13f209c6ae" />
                <td id="table-cell-39f88768b2564b6704105cfcbc3f9312">.000</td>
                <td id="table-cell-1a17c0e95b648772f5add67cd2c2cf9d" />
                <td id="table-cell-0211c026422ca904c8e8d671d2165f0e" />
              </tr>
              <tr id="table-row-deb8344827f0fc214f758639b2a706ba">
                <td id="table-cell-e65247f64ee551df707bb198f8d8ae5a">Flow Akademik</td>
                <td id="table-cell-e32c9e5826826922f2ba3d2870904bf3">N </td>
                <td id="table-cell-b1abff9729154705e765cc487cd1f5ff">122</td>
                <td id="table-cell-171aa24dfe4186ac511c89a1bea96a89">122</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-101e3859dace793bf9b9930cc9d4c4a6">
                <td id="table-cell-6c5b8b35838d0da9133247128bec31ff" />
                <td id="table-cell-e58930c6ec64911bdd5116cc47412ebb">Pearson Correlation </td>
                <td id="table-cell-3652e244881af7cba0edae28f57a7c4b" />
                <td id="table-cell-66e99368de1805a08971bb6db8bc8a08">.466** </td>
              </tr>
              <tr id="table-row-91bc8e6d9bec9a3be8553f2ac6146b2b">
                <td id="table-cell-1eeb14bd548738afd12f62ac421d9e2b" />
                <td id="table-cell-aa95a5853c642fe33f44882ba98cb51c">1 </td>
                <td id="table-cell-9d3c50cd94148ae49123b8499ff5327c" />
                <td id="table-cell-065cf8fcc1bfc6dfe63fc419f040c522" />
              </tr>
              <tr id="table-row-6612e0936b057868fdfab51a25cc3960">
                <td id="table-cell-42ec681c9f566ab46719a41f55da9caa" />
                <td id="table-cell-0a33bffbd0356ece43d1d967cd5e8ba7">Sig. (2-tailed)</td>
                <td id="table-cell-00703e0176c67bfca43fabe39a3697b7">000</td>
                <td id="table-cell-1b38ebcd6d40b2de1b401e06d780828b" />
              </tr>
              <tr id="table-row-f4849c30803db6206fe121461646663b">
                <td id="table-cell-d278701b35874fb232ab093e62a912e2" />
                <td id="table-cell-776d946ddd22b1007e5731d3b715b3b7">N</td>
                <td id="table-cell-2612e7b28a6792eeb89e8a2bd3ff1cf0">.122</td>
                <td id="table-cell-b84ebffc3f4506fda0b4588fd9f55561">122</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-f71a3eb41474f60855ddf7873fd25185">
                <td id="table-cell-1a4d234e0a1cda27c0118e8d506b65a0" colspan="3">**. Correlation is significant at the 0.01 level (2-tailed).</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-35">Berdasarkan hasil dari tabel kekuatan hubungan antara variabel motivasi berpretasi dengan <italic id="_italic-118">flow</italic> akademik diatas dapat diketahui bahwa nilai R<italic id="_italic-119"> Square </italic>adalahsebesar 0,195 atau 19,5% (0,195 × 100%). Dapat disimpulkan bahwa variabel motivasi berprestasi memiliki pengaruh terhadap <italic id="_italic-120">flow</italic> akademik adalah sebesar 19,5%. Sedangkan 80,5% <italic id="_italic-121">flow</italic> akademik dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain.</p>
        <table-wrap id="table-figure-b617f683e3ee2856c7ef8e8f1044a946">
          <label>Table 4</label>
          <caption>
            <title>Sumbangan Efektif</title>
            <p id="paragraph-15a73e94e47f1fe3b6248bb426960d09" />
          </caption>
          <table id="table-37e8e3d3d9e70fa5ccbfbf051a53bc8a">
            <tbody>
              <tr id="table-row-24cc5fc027d3ab34bd90d0ee07841d54">
                <td id="table-cell-996336c8ada56fb708fe36d3450007bf">Model</td>
                <td id="table-cell-30c173fe4a189954674aec563e142dcd">R</td>
                <td id="table-cell-2587eba0e598a17c50f15f2d551b68ac">R Square</td>
                <td id="table-cell-94323561d83b3a21cdac9a4c5fa6328c">Adjusted R Square</td>
                <td id="table-cell-5b6840c7675e5397cad29deaa3d9c3f8">Std. Error of the Estimate</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-e8c2d5353628052e5afff9b8b1852139">
                <td id="table-cell-0c61b51bb76ef7dd5546d7a846fdcdd4">1</td>
                <td id="table-cell-670b4509e29ff58b7fb1b74fd9652cad">441<sub id="subscript-8b2fde3a14d7c789014ec51fca6b2233"><sup id="superscript-537f071f9c1f29bbdc36df7743ae599b">a</sup></sub></td>
                <td id="table-cell-51ac58bfb8697d84b2bd309782d49251">.195</td>
                <td id="table-cell-e4964da84a490b86207e25860d0c8290">.190</td>
                <td id="table-cell-5284df3040f1f31c893dbe6089c44b4c">7.611</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
        <p id="_paragraph-37">Berdasarkan tabel kategorisasi skor subjek di atas maka dapat disimpulkan bahwa pada skala motivasi berprestasi terdapat 13 siswa yang memiliki tingkat motivasi berprestasi tinggi, terdapat 152 siswa yang memiliki tingkat motivasi berprestasi sedang, dan terdapat 9 siswa yang memiliki tingkat motivasi berprestasi rendah.</p>
        <p id="_paragraph-38">Pada skala <italic id="_italic-122">flow</italic> akademik terdapat 12 siswa yang memiliki tingkat motivasi <italic id="_italic-123">flow</italic> akademik, terdapat 153 siswa yang memiliki tingkat <italic id="_italic-124">flow</italic> akademik sedang, dan terdapat 9 siswa yang memiliki tingkat <italic id="_italic-125">flow</italic> akademik rendah.</p>
        <p id="_paragraph-39">Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa tingkat motivasi berprestasi dan <italic id="_italic-126">flow</italic> akademik yang dimiliki oleh siswa SMP Muhammadiyah 8 Tangulangin Sidoarjo tergolong sedang. Hal ini dibuktikan dari tabel di atas, dimana kategori sedang pada skala motivasi berprestasi berisikan 152 siswa dari total keseluruhan siswa 174 atau dengan prosentase 87,3% dan kategori sedang pada skala <italic id="_italic-127">flow</italic> akademik berisikan 153 siswa dari total keseluruhan siswa 174 atau dengan prosentase 87,9%.</p>
        <table-wrap id="table-figure-0d4c9999e32049c10d4f6e6dddc7a702">
          <label>Table 5</label>
          <caption>
            <title><bold id="_bold-22"/>Kategorisasi Data</title>
            <p id="paragraph-b40c584ba4b2af79aee6e992b8a773e1" />
          </caption>
          <table id="table-2797e2e7656ecaeb33500c9ee9719805">
            <tbody>
              <tr id="table-row-a5fe19ea5e735f89b1cf5e7608b1ec17">
                <th id="table-cell-5593fd8adddc810af6f461a280d0c70a" rowspan="2">Kategori</th>
                <th id="table-cell-bae3590a43d0818ec0673b818d58c6c3" colspan="4">Skor Subjek</th>
              </tr>
              <tr id="table-row-adc9adf897c5820a783c347dc3512f74">
                <td id="table-cell-281ab15f358b2e57219b6e222068f88e" colspan="2">Motivasi Berprestasi</td>
                <td id="table-cell-bfaaf7b3210937888c6ab5dbceec66f9" colspan="2">Flow Akademik</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-aa8e84e477583ddd145f7ceeffd7936e">
                <td id="table-cell-a68941b72e230fa1d81e569df0ce02c4">Tinggi</td>
                <td id="table-cell-9f59fa9dd87406624dc053f2177c0a04">13</td>
                <td id="table-cell-2ab6723b250b3b5369ed1380c8fcd7d0">7,47 %</td>
                <td id="table-cell-c0880e3d2e6bbd5cfaa67f49c251bdd9">12</td>
                <td id="table-cell-58bd733a9946722fc59927015d6b7f67">6,89 %</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-bd5f1674dfa19615c57e186b5ed88947">
                <td id="table-cell-f5c0d6dbcf15cdecc2eb54fc93e3cf48">Sedang</td>
                <td id="table-cell-ef57fbe12dc46a67c4f78530cfa83bbd">152</td>
                <td id="table-cell-e8fbcfb53c88d3f6bff7bd912de202b6">87,3 %</td>
                <td id="table-cell-6ab5bb6d26d548d43613f62b209f681b">153</td>
                <td id="table-cell-9f777ed291a60401b637a4643180c749">87,9 %</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-17414f1b0f68721823adb399f766cd44">
                <td id="table-cell-9b31f36c18278fa471de3fb2e94694fc">Rendah</td>
                <td id="table-cell-7999f61209eff37a1d03931ca7521d55">9</td>
                <td id="table-cell-7255d62d8ed066a5a667df13e041d0ba">5,17 %</td>
                <td id="table-cell-b2e807fd4f7d0368ebacd189edcabd9a">9</td>
                <td id="table-cell-a0589478105785a65482cfcb9b4115ee">5,17 %</td>
              </tr>
              <tr id="table-row-ec481ef09a6c9b1064a2db1721cb59e6">
                <td id="table-cell-9eb6f3b4f26daacfe67bc60eddedfb10">Jumlah</td>
                <td id="table-cell-245da826b1a5ab53d91d750775a6bd09">174</td>
                <td id="table-cell-26308fb16510e4a9ff34d4d06b065d2c">100 %</td>
                <td id="table-cell-c38da2cf4a88353537c2a54295989160">174</td>
                <td id="table-cell-15d23524f0213ad53ec15c270f06b02f">100 %</td>
              </tr>
            </tbody>
          </table>
        </table-wrap>
      </sec>
      <sec id="heading-d92826c4f9d3b7108180a3c7024e7057">
        <title>Pembahasan</title>
        <p id="_paragraph-42">Teknik analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti dengan menggunakan bantuan SPSS 16.0 <italic id="_italic-129">for windows </italic>dengan teknik korelasi <italic id="_italic-130">Product Moment Pearson. </italic>Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi r<sub id="_subscript-4">xy</sub>= 0,466 dengan nilai signifikansi 0,000 (&lt; 0,05) yang artinya terdapat hubungan yang positif antara motivasi berprestasi dengan <italic id="_italic-131">flow</italic> akademik. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi motivasi berprestasi maka semakin tinggi pula <italic id="_italic-132">flow</italic> akademik pada siswa SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin Sidoarjo pada masa pandemi <italic id="_italic-133">Covid</italic>-<italic id="_italic-134">19</italic>.</p>
        <p id="_paragraph-43">Hasil penelitian ini didukung penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Arif (2013) yang berjudul “Hubungan antara Motivasi Berprestasi dan <italic id="_italic-135">Flow </italic>Akademik pada Mahasiswa” menyatakan bahwa terbukti secara empiris memiliki korelasi yang positif antara motivasi berprestasi dengan <italic id="_italic-136">flow</italic> akademik sebesar 0.416. Hubungan antara kedua variabel ini dapat dilihat dari individu yang bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas dan belajar maka memiliki motivasi intrinsik yang tinggi pula. Hal ini searah dengan individu yang telah menetapkan nilai memiliki hubungan dengan kenikmatan dalam menyelesaikan tugas dan belajar, hasil dalam penelitian ini menunjukkan (<italic id="_italic-137">r</italic>=.157/<italic id="_italic-138">p</italic> .038). Berdasarkan pada penjelasan di atas menunjukkan seseorang yang merasakan kenyamanan, dapat menikmati proses akademik dan dapat fokus saat menyelesaikan tugas serta memiliki motivasi intrinsik, tinggi pula dorongan atau motivasi untuk meraih prestasi akademik yang diinginkan.</p>
        <p id="_paragraph-44">Pengalihan pembelajaran <italic id="_italic-139">online</italic> karena <italic id="_italic-140">Covid-19</italic> telah menjadi usaha yang sangat kompleks di bidang pendidikan. Sejak beralihnya pembelajaran di kelas ke pembelajaran daring <italic id="_italic-141">(online)</italic> banyak membuat pengalaman yang tidak menyenangkan bagi siswa, salah satunya menurunnya motivasi yang dimiliki oleh siswa (Kristanti &amp; Sari, 2021). Motivasi instrinsik sangat berpengaruh terhadap pembelajaran, khususnya dalam pembelajaran <italic id="_italic-142">online</italic>. Hal ini sejalan dengan hasil studi Ozhan &amp; Selay (2020) yang menguji faktor-faktor keberhasilan akademik dalam lingkungan pembelajaran <italic id="_italic-143">online</italic> dengan mempertimbangkan <italic id="_italic-144">flow</italic>, keterlibatan emosional, dan motivasi menunjukkan bahwa pengalaman <italic id="_italic-145">flow</italic> memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap motivasi.</p>
        <p id="_paragraph-45">Hasil analisis ini menunjukkan bahwa motivasi berprestasi yang dimiliki oleh siswa sebagai penunjang bagi terciptanya <italic id="_italic-146">flow</italic> akademik pada siswa. Siswa yang memiliki motivasi berprestasi seringkali menilai kemampuan dalam dirinya untuk mengukur kemajuan yang telah dicapinya. Siswa mampu mengambil resiko yang menantang dan mampu menetapkan tujuan untuk kedepannya. Motivasi berprestasi menurut Mc Clelland adalah sebuah motivasi yang mendorong individu untuk bisa meraih kesuksesan yang diidamkan atau diinginkan, dan memiliki motivasi untuk berhasil dalam sebuah kompetisi atau persaingan.</p>
        <p id="_paragraph-46">Pada penelitian juga menunjukkan bahwa motivasi berprestasi memiliki pengaruh sebesar 19,5% terhadap <italic id="_italic-147">flow</italic> akademik pada siswa SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin Sidoarjo pada masa pandemi <italic id="_italic-148">Covid</italic>-<italic id="_italic-149">19</italic>. Sedangkan 80,5% <italic id="_italic-150">flow</italic> akademik dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi <italic id="_italic-151">flow</italic> akademik adalah terdapat faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi <italic id="_italic-152">flow</italic> akademik, faktor internal yakni,<italic id="_italic-153">s</italic><italic id="_italic-154">elf efficacy. </italic><italic id="_italic-155">s</italic><italic id="_italic-156">elf regulated learning, </italic>motivasi berprestasi dan religiusitas. Faktor eksternal yakni, metode belajar dan <italic id="_italic-157">s</italic><italic id="_italic-158">ocial</italic><italic id="_italic-159"> support. </italic>Seperti halnya penelitian yang telah dilakukan oleh Purwati &amp; Akmaliyah (2016) yang judul penelitiannya adalah “Hubungan antara <italic id="_italic-160">Self Efficacy</italic> dengan <italic id="_italic-161">Flow</italic> Akademik pada Siswa Akselerasi Smpn 1 Sidoarjo” hasil penelitian ini <italic id="_italic-162">self efficacy</italic>dikorelasi dengan <italic id="_italic-163">flow</italic> akademik diperoleh hasil 0,000 dan korelasinya sebesar 0,886 artinya kedua variabel memiliki hubungan positif. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa sebenarnya secara keseluruhan siswa dapat mencapai kondisi <italic id="_italic-164">flow</italic> akademik namun pencapaian tersebut memiliki perbedaan tinggi dan rendahnnya antara siswa satu dengan siswa lainnya. Oleh karena hal tersebut <italic id="_italic-165">self efficacy</italic>juga penting bagi siswa sebagai pengendali untuk tercapainya kondisi <italic id="_italic-166">flow </italic>akademik. Peneliti juga memaparkan meningkatnya perasaan dapat menikmati, dapat berkonsentrasi penuh, serta memiliki motivasi intrinsik dikatakan memenuhi aspek-aspek <italic id="_italic-167">flow </italic>akademik, sehingga menurut penelitian meningkatnya <italic id="_italic-168">self efficacy</italic>pada siswa maka meningkat pula <italic id="_italic-169">flow</italic> akademik pada siswa.</p>
        <p id="_paragraph-47"><italic id="_italic-170">Flow</italic> akademik sebagai salah satu penunjang belajar siswa dan sangat dibutuhkan. Kebutuhan akan kondisi <italic id="_italic-171">flow</italic> sangat terasa pada aktivitas belajar siswa terlebih pada masa pandemi <italic id="_italic-172">Covid-19</italic>. Siswa tidak hanya membutuhkan konsentrasi, tetapi siswa juga perlu untuk terlibat dan menikmati proses pembelajaran secara daring agar informasi yang disampaikan guru dapat diterima dengan baik sehingga siswa dapat melaksanakan tugas akademiknya dengan lancar dan optimal.</p>
        <p id="_paragraph-48">Penelitian lain yang dilakukan oleh Kristanti &amp; Sari (2021) dengan judul “Motivasi Berprestasi, Dukungan Sosial dan <italic id="_italic-173">Flow</italic> Akademik Siswa di Era <italic id="_italic-174">Covid-19</italic>” menunjukkan hasil uji analisis regresi berganda diperoleh nilai t<sub id="_subscript-5">hitung</sub> variabel motivasi berprestasi sebesar 4,215 &gt; t<sub id="_subscript-6">tabel</sub> (1,972) Sig. 0,000 &lt; 0,05 yang menunjukkan bahwa variabel motivasi berprestasi mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel <italic id="_italic-175">flow</italic> akademik. Sedangkan nilai t<sub id="_subscript-7">hitung</sub> variabel dukungan sosial sebesar 2,515 &gt; t<sub id="_subscript-8">tabel</sub> (1,972) Sig. 0,013 &lt; 0,05 menunjukkan bahwa variabel dukungan sosial mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel <italic id="_italic-176">flow</italic> akademik. Nilai F<sub id="_subscript-9">hitung</sub> sebesar 11,757 lebih besar dari F tabel (3,4) dengan signifikansi 0,000 &lt; 0,05, menunjukkan variabel motivasi berprestasi dan dukungan sosial secara simultan mempunyai pengaruh terhadap variabel <italic id="_italic-177">flow</italic> akademik dan nilai R <italic id="_italic-178">Square</italic> sebesar 0,111 yang berarti pengaruh motivasi berprestasi dan dukungan sosial terhadap <italic id="_italic-179">flow</italic> akademik sebesat 11.1%. Hal ini mengandung arti bahwa motivasi berprestasi dan dukungan sosial merupakan variabel yang membentuk <italic id="_italic-180">flow</italic> akademik pada siswa pada masa pandemi <italic id="_italic-181">Covid-19</italic>. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa motivasi berprestasi dan dukungan sosial yang tinggi maka semakin tinggi pula <italic id="_italic-182">flow</italic> akademik yang dialami dan dirasakan siswa, sebaliknya jika motivasi berprestasi dan dukungan sosial rendah maka semakin rendah juga <italic id="_italic-183">flow</italic> akademik yang dirasakan siswa. Hasil temuan dalam studi ini mengatakan bahwa pentingnya pengalaman <italic id="_italic-184">flow</italic> akademik yang dialami siswa agar dapat mengikuti pembelajaran khususnya secara daring.</p>
      </sec>
    </sec>
    <sec id="heading-c71289b6b46442d861450b6aa41b0424">
      <title>Simpulan</title>
      <p id="_paragraph-50">Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan dan pembahasan di atas tentang hubungan antara motivasi berprestasi dengan <italic id="_italic-185">flow</italic> akademik, sehinga dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang ada dalam penelitian ini diterima dengan nilai koefisien korelasi sebesar r<sub id="_subscript-10">xy</sub>= 0,466 dengan nilai signifikansi 0,000 yang artinya adanya hubungan yang positif antara motivasi berprestasi dengan <italic id="_italic-186">flow</italic> akademik, semakin tinggi motivasi berprestasi yang dimiliki siswa maka semakin tinggi pula <italic id="_italic-187">flow</italic> akademik pada siswa SMP Muhammadiyah 8 Tanggulangin Sidoarjo pada masa pandemi <italic id="_italic-188">Covid-19</italic>. Pengaruh motivasi berprestasi terhadap <italic id="_italic-189">flow</italic> akademik memiliki besaran efek sebesar 19,5%.</p>
    </sec>
  </body>
  <back />
</article>